Gereja Katolik, yang juga disebut Gereja Katolik Roma, adalah
Gereja Kristen terbesar di dunia, dan mengklaim
memiliki semilyar anggota, yakni kira-kira setengah dari seluruh umat
Kristianidan seperenam dari populasi dunia. Gereja Katolik adalah sebuah komuni
(persekutuan) dari Ritus Barat (Ritus Latin) dan 22 Gereja Katolik Timur
(disebut gereja-gereja partikular), yang membentuk 2.795 keuskupan pada
2008.
Otoritas duniawi tertinggi Gereja ini dalam perkara
iman, moral dan pemerintahannya adalah Sri Paus, saat
ini Paus Fransiskus, yang memegang otoritas tertinggi bersama-sama Dewan Uskup,
yang diketuainya. Komunitas Katolik terdiri atas seorang pelayan-umat tertahbis
(rohaniwan) dan umat awam; baik rohaniwan maupun umat awam dapat pula menjadi
anggota dari komunitas-komunitas religius.
Gereja ini mendefinisikan bahwa misinya adalah
memberitakan Injil Yesus Kristus, memberikan
pelayanan sakramen-sakramen dan melakukan karya amal. Gereja ini menjalankan
program-program dan lembaga-lembaga sosial di seluruh dunia, termasuk juga
sekolah-sekolah, universitas-universitas, rumah-rumah sakit, misi-misi dan
perumahan, serta organisasi-organisasi seperti Catholic Relief Services,
Caritas Internationalis dan Catholic Charities yang membantu kaum papa,
keluarga-keluarga, orang-orang jompo, dan orang-orang sakit.
Melalui suksesi apostolik,
Gereja ini percaya bahwa dirinya merupakan kelanjutan dari komunitas Kristiani
yang didirikan oleh Yesus dengan mentahbiskan Santo Petrus, sebuah pandangan
yang juga dianut oleh banyak sejarawan.Gereja ini menetapkan doktrin-doktrinnya
melalui berbagai konsili ekumenis, meneladani para rasul pertama dalam Konsili
Yerusalem. Atas dasar janji-janji Yesus pada rasul-rasulNya yang
tertera dalam Injil, Gereja ini percaya bahwa dia dituntun oleh Roh Kudus dan
oleh karena itu terlindungi dari terjadinya kesalahan doktrin.
Keyakinan-keyakinan Katolik didasarkan atas deposit iman (mencakup baik Kitab Suci maupun Tradisi Suci)
yang diwarisi dari zaman Rasul-Rasul, dan yang diinterpretasi oleh Otoritas
Pengajaran Gereja. Keyakinan-keyakinan tersebut terangkum dalam Kredo Nicea,
dan secara resmi dirinci dalam Katekismus Gereja Katolik. Peribadatan
Katolik yang formal, yang disebut liturgi, diatur oleh otoritas Gereja.
Ekaristi, salah satu dari tujuh sakramen Gereja dan bagian penting dari setiap
Misa Katolik atau Liturgi Suci Katolik Timur, adalah pusat dari peribadatan
Katolik.
Dengan sejarah yang membentang sepanjang dua ribu
tahun, Gereja ini adalah salah satu lembaga tertua di dunia dan telah berperan
penting dalam sejarah peradaban Barat
sekurang-kurangnya sejak abad ke-4. Pada abad ke-11, sebuah perpecahan besar,
yang kadang-kadang disebut Skisma Akbar, terjadi antara Kristianitas Timur dan
Barat yang terutama diakibatkan oleh ketidaksepahaman mengenai primasi
kepausan. Gereja-Gereja Timur yang tetap maupun yang kelak kembali menjalin
persekutuan dengan Uskup Roma, Sri Paus, membentuk Gereja-Gereja Katolik Timur,
dan Gereja-Gereja yang tetap berada di luar otoritas kepausan biasanya dikenal
sebagai Gereja-Gereja Ortodoks Timur. Pada abad ke-16, juga sebagai tanggapan
atas bangkitnya Reformasi Protestan di Eropa Barat, Gereja ini menyelenggarakan
proses reformasi dan renovasi internal, yang dikenal sebagai Kontra-Reformasi.
Meskipun Gereja ini menyatakan bahwa dialah "Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik,"
didirikan oleh, tempat orang dapat menemukan kepenuhan sarana keselamatan, Gereja
ini pun mengakui bahwa Roh Kudus dapat menggunakan komunitas-komunitas
Kristiani lainnya untuk membawa orang menuju keselamatan. Gereja ini percaya
bahwa dia dipanggil oleh Roh Kudus untuk mengupayakan kesatuan antar segenap
umat Kristiani, sebuah gerekan yang dikenal sebagai
ekumenisme.Tantangan-tantangan moderen yang dihadapi Gereja ini mencakup
bangkitnya sekularisme dan penentangan terhadap sikapnya mengenai aborsi,
euthanasia, kontrasepsi, dan moralitas seksual.